CMI||Lombok Tengah,NTB — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI), Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. H. Muhammad Zainul Majdi, M.A., mengambil langkah strategis untuk melanjutkan keberlangsungan pendidikan di Pondok Pesantren Abul Barokat Wannafa’at, Desa Bunkate, Lombok Tengah.
Dalam momentum silaturahmi bersama pengurus, wali santri, guru, dan para santri, Jumat (25/9/2026), TGB sekaligus memperkenalkan nama baru lembaga tersebut, Darul Ilmi Wal Adab NWDI.
Pergantian nama tersebut juga dikehendaki oleh para wali santri
Dihadapan TGB,salah seorang wali santri mengusulkan untuk perggantian nama pondok pesantren tersebut,yang yang langsung diamini TGB.
Pergantian nama tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk membawa lembaga pendidikan tersebut memasuki fase baru, dengan semangat ilmu, adab, pembenahan, dan keberlanjutan pendidikan santri.
Di hadapan keluarga besar pesantren, TGB menegaskan bahwa persoalan yang sedang dihadapi tidak boleh menghentikan perjuangan pendidikan.
“Saya tidak tega perjuangan ini harus berhenti di sini. Nggak boleh. Apalagi Abul Barokat ini banyak prestasinya.”
TGB juga menegaskan bahwa proses hukum terhadap persoalan yang sedang berjalan tetap harus dihormati.
“Siapa yang bersalah harus dihukum, korban harus mendapatkan keadilan. Semua proses hukum kita hormati.”
Sementara itu, keberadaan ratusan santri menjadi amanah yang harus terus dijaga. Menurut TGB, mereka berhak mendapatkan ketenangan dan pendidikan yang lebih baik.
“Ada 800 anak-anak kita di sini, perlu mereka mendapatkan ketenangan dan pendidikan yang lebih baik,” tegasnya.
Dengan nama baru Darul Ilmi Wal Adab NWDI, TGB mengajak seluruh keluarga besar untuk menatap ke depan, memperbaiki apa yang perlu diperbaiki, dan membangun kembali lembaga tersebut sebagai tempat pendidikan yang menjunjung tinggi ilmu dan adab.
“Mari kita majukan, lebih maju lagi.”
Darul Ilmi Wal Adab NWDI — melanjutkan perjuangan, membangun ilmu, menegakkan adab.(CMI/AZ)

Komentar
Posting Komentar