Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Bedah Buku Tafsir Hubbul Wathan, TGB Dorong Tafsir Al-Qur’an Tetap Relevan dengan Kehidupan

Redaksi CMI Jumat, 11 September 2026

 


CMI||Lombok Timur,NTB — Buku Tafsir Hubbul Wathan karya Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. Haji Muhammad Zainul Majdi kembali menjadi bahan kajian dalam agenda bedah buku dalam rangka takmir Hultah NWDI-91 yang berlangsung di Mushalla Al-Abrar, Taman Makam Pahlawan TGKH. Zainuddin Abdul Madjid, Pancor, Kamis (10/9/2026).


Doktor Tafsir Al Qur'an Universitas al Azhar Mesir itu menjelaskan, karakter jamaah yang mengikuti kajian menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan buku. Jamaahnya tidak hanya berasal dari kalangan akademisi atau mereka yang memiliki latar belakang pendidikan keislaman, tetapi banyak pula pegawai, karyawan, dan masyarakat umum.


Karena itu, Tafsir Hubbul Wathan tidak ditempatkan sebagai karya tafsir yang secara khusus ditujukan bagi kalangan akademik. Buku tersebut lebih diarahkan sebagai jembatan bagi pembaca umum untuk mengenal pesan-pesan Al-Qur’an sebelum melanjutkan kajian yang lebih mendalam.


"Dengan audiens kajian yang sebagian besar adalah pegawai, karyawan dan jamaah umum, buku ini lebih tepat disebut pengantar/mukadimah untuk mulai mendalami makna Al-Qur’an,” ujar TGB.


Tafsir Hubbul Wathan dipandang memiliki karakter yang dekat dengan pembaca karena berupaya menghadirkan pesan-pesan Al-Qur’an dalam konteks kehidupan nyata. Pendekatan tersebut menjadikan tafsir tidak hanya sebagai kajian keagamaan, tetapi juga sebagai rujukan dalam memahami berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.


Salah satu perhatian dalam pembahasan adalah pentingnya menghubungkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan realitas kehidupan. 


"Tafsir diharapkan mampu memberikan perspektif terhadap persoalan kekinian, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an dapat benar-benar hadir dan dirasakan dalam kehidupan masyarakat," imbuh Doktor Tafsir tersebut.


Dalam perspektif akademis, kajian juga menyoroti pentingnya metodologi tafsir serta penggunaan sumber-sumber rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar proses penafsiran tetap memiliki dasar keilmuan yang kuat.


Selain aspek akademis, pembahasan juga menekankan dimensi sosial dan ijtima’i dalam memahami Al-Qur’an. Ayat-ayat Al-Qur’an tidak hanya dipahami dalam ruang kajian, tetapi juga diaktualisasikan untuk menjawab persoalan manusia dan masyarakat.


Kajian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa perkembangan ilmu tafsir harus terus berjalan. Tafsir perlu mampu berdialog dengan perubahan zaman, tanpa kehilangan pijakan pada sumber dan tradisi keilmuan Islam.


"Melalui Tafsir Hubbul Wathan, pesan Al-Qur’an diharapkan tidak menjadi sesuatu yang jauh dari kehidupan, tetapi hadir sebagai petunjuk yang dapat membimbing manusia menghadapi berbagai persoalan di setiap zaman," jelasnya.


Dengan demikian, membaca Al-Qur’an bukan sekadar memahami teks, tetapi juga menghadirkan nilai dan pesan Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.


Buku Tafsir Hubbul Wathan ini merupakan kumpulan kajian tafsir Al-Qur’an yang disampaikan TGB dalam kajian bakda Jumat di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Centre Mataram. Kajian yang sebelumnya disampaikan secara langsung kepada jamaah kemudian dihimpun dan diterbitkan dalam bentuk buku.


Selain TGB sebagai penulis, kegiatan menghadirkan Prof. Dr. HM. Taufiq, M.Ag., Direktur Pascasarjana IAIH Pancor, dan Prof. Dr. M. Sa’i, S.Ag., M.A., Guru Besar Tafsir Kontemporer Indonesia UIN Mataram, sebagai pembedah. Sementara itu, Prof. Dr. Abdul Fattah bertindak sebagai moderator.


Forum tersebut menjadi ruang untuk melihat isi dan pendekatan Tafsir Hubbul Wathan, terutama dalam konteks penyampaian kajian Al-Qur’an kepada masyarakat umum.


Sejumlah guru besar, tuan guru, ustadz dan ustadzah, serta santri dan santriwati juga hadir sebagai peserta. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat peluncuran buku berlangsung dalam suasana akademik sekaligus tradisi keilmuan di kalangan keluarga besar NWDI.(CMI/AZ)

Tutup komentar

Komentar

ads-before

========== kode iklan ==========

ads-inline/3

========== kode iklan ==========

ads-after

Baca Juga

3/random/4/baca-juga