Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Gubernur NTB Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional TGKH Zainuddin Abdul Madjid

Redaksi CMI Senin, 17 Agustus 2026


CMI|, Lombok Timur — Kemerdekaan bukan sekadar upacara dan pengibaran bendera. Di balik kemerdekaan yang dirayakan hari ini, ada jejak perjuangan para pendahulu yang rela mengorbankan pikiran, tenaga, bahkan jiwa untuk bangsa dan daerah.


Pesan itulah yang tergambar dalam langkah Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal. Usai memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Senin (17/8/2026), Gubernur melanjutkan perjalanan ke Pancor, Lombok Timur, untuk berziarah ke makam Pahlawan Nasional asal NTB, Almagfurulahu Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.


Didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Ahmad Masyuri, Gubernur tiba di kompleks makam Maulana Syaikh dan disambut TGH Muhammad Yusuf Makmur, Ketua Dewan Mustasyar PB NWDI sekaligus Amiddul Ma’had NWDI Pancor, bersama jajaran pengurus Yayasan NWDI Pancor serta pimpinan sejumlah lembaga pendidikan NWDI.


Di hadapan pusara sang ulama dan pejuang, suasana berubah khidmat. Gubernur memanjatkan doa dan menaburkan bunga sebagai simbol penghormatan kepada sosok yang bukan hanya meninggalkan nama besar, tetapi juga mewariskan jalan perjuangan melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.


Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah NTB. Dari tangan dan perjuangannya lahir tradisi pendidikan, dakwah, serta kaderisasi yang terus tumbuh dan memberi warna bagi kehidupan masyarakat hingga hari ini.


Karena itu, ziarah di Hari Kemerdekaan memiliki makna yang lebih dalam. Menghormati pahlawan bukan hanya dengan menaburkan bunga di atas pusara, tetapi juga dengan merawat nilai perjuangannya dan memastikan cita-cita yang diwariskan tidak berhenti di generasi sebelumnya.


Kemerdekaan, dengan demikian, bukan garis akhir perjuangan. Ia adalah estafet.


Dan di pusara Maulana Syaikh, estafet itu kembali diingatkan: bahwa generasi hari ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan cara dan tantangan zamannya masing-masing.


Ziarah Gubernur NTB tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di NTB sekaligus momentum untuk kembali meneguhkan penghormatan kepada para pahlawan yang telah meletakkan fondasi perjuangan bagi agama, masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia.(CMI-03)

Tutup komentar

Komentar

ads-before

========== kode iklan ==========

ads-inline/3

========== kode iklan ==========

ads-after

Baca Juga

3/random/4/baca-juga