Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Berani Transparan! SMKN 1 Jerowaru Rilis Realisasi Dana Bos Tahap I Anggaran 2026 ke Publik

Redaksi CMI Senin, 31 Agustus 2026


CMI||Lombok Timur,  TB-Di tengah kebiasaan laporan keuangan sekolah yang lebih banyak berhenti di meja administrasi, SMK Negeri 1 Jerowaru justru mengambil langkah berbeda, Sekolah yang berada di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), ini secara terbuka merilis realisasi belanja Dana BOS Tahap I Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp. 631.800.000,- melalui media.

 

Langkah tersebut menjadi bentuk nyata komitmen sekolah terhadap transparansi, akuntabilitas, dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran pendidikan kepada publik.


SMKN 1 Jerowaru ingin menunjukkan bahwa laporan penggunaan Dana BOS tidak harus menjadi sesuatu yang hanya diketahui oleh pihak-pihak tertentu,  masyarakat juga berhak tahu.

 

Adapun dana bos yang diterima pada tahap I tahun anggaran 2026, yakni sebesar Rp. 631,800.000 Juta, seluruh dana tersebut direalisasikan melalui tiga kelompok belanja:


1. Barang dan Jasa sebesar Rp. 305.493.700,-

2. Belanja Modal Peralatan dan Mesin sebesar Rp. 189.463.000,-

3. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya sebesar Rp. 136.843.300,-

Sehingga total realisasi sebesar Rp. 631.800.000,- (100% dari Dana BOS Tahap I)

 

Sedangkan apabila dilihat dari Standar Nasional Pendidikan (SNP), realisasi penggunaan anggaran tersebut juga dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Berikut rinciannya:


Komponen

Realisasi

Standar Proses

Rp.   13.050.435,-

Standar Tenaga Kependidikan

Rp.     4.180.000,-

Standar Sarana dan Prasarana

Rp.  339.983.300,-

Standar Pengelolaan

Rp.  161.186.265,-

Pengembangan Standar Pembiayaan

Rp.  110.700.000,-

Standar Penilaian Pendidikan

Rp.      2.700.000,-

TOTAL

Rp.  631.800.000,-

 

Dari angka tersebut, realisasi terbesar berada pada Standar Sarana dan Prasarana, yaitu Rp. 339.983.300,-. Kemudian disusul standar Pengelolaan sebesar Rp. 161.186.265,- dan Pengembangan Standar Pembiayaan sebesar Rp. 110.700.000,-.

Artinya, sebagian besar anggaran Tahap I diarahkan untuk mendukung kebutuhan pengembangan dan operasional sekolah sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.


Azany Muzammil, Kepala Sekolah SMKN 1 Jerowaru, menjelaskan, publikasi ini sebagai bentuk tanggung jawab sekolah kepada masyarakat.

 

“Kami tidak ingin Dana BOS hanya menjadi angka di laporan masyarakat juga perlu tahu berapa yang diterima, berapa yang direalisasikan, dan untuk apa anggaran tersebut digunakan.”  jelasnya Minggu (30/08/2026).


“Kalau kita yakin bahwa pengelolaannya sudah dilakukan sesuai ketentuan, transparansi seharusnya tidak menjadi sesuatu yang menakutkan.” lanjutnya.


Ia menambahkan bahwa publikasi tersebut sekaligus menjadi bentuk komunikasi sekolah dengan masyarakat.


“Kami menyadari bahwa ketika data dibuka kepada publik, tentu akan ada pertanyaan, masukan, bahkan kritik, bagi kami itu hal yang wajar, Justru dari situlah kita bisa memperbaiki diri.” ungkapnya.

 

Menurutnya, ini adalah cara sekolah membangun kepercayaan kepada masyarakat, dan penggunaan dana benar-benar transparan. Transparansi bukan hanya dilakukan ketika ada masalah, transparansi justru harus menjadi kebiasaan.

Itulah yang ingin dibangun SMKN 1 Jerowaru.

 

“Kalau tidak ada yang disembunyikan, kenapa harus takut terbuka”Kalimat tersebut menjadi semangat dalam publikasi realisasi Dana BOS SMKN 1 Jerowaru.


Menurutnya, Sekolah memahami bahwa membuka data kepada publik berarti membuka ruang untuk pertanyaan. Tetapi sekolah juga percaya bahwa pertanyaan lebih baik daripada prasangka, data lebih baik daripada rumor, keterbukaan lebih baik daripada kecurigaan, dan yang paling penting, pertanggungjawaban tidak cukup hanya kepada sistem, tetapi juga kepada masyarakat.


SMKN 1 Jerowaru yang baru seumur jagung, berusaha semaksimal mungkin, untuk terbuka, apa adanya kepada masyarakat, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Dana BOS berasal dari negara dan diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan, maka sudah semestinya pengelolaannya dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan dapat dijelaskan kepada publik.


Ia berharap , langkah kecil ini, bisa membawa SMKN 1 Jerowaru menjadi sekolah yang selalu berpegang pada tata kelola keuangan yang akuntabel dn transparan. 


“Mudah-mudahan melalui publikasi ini, akan semakin menjadikan SMKN 1 Jerowaru sebagai sekolah yang selalu berpegang pada tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan, walaupun  diakui masih banyak terdapat kekurangan. Dana BOS adalah amanah. Kami menerimanya untuk pendidikan, menggunakannya untuk kepentingan sekolah, dan mempertanggungjawabkannya dengan terbuka.” Tutupnya.(CMI)

Tutup komentar

Komentar

ads-before

========== kode iklan ==========

ads-inline/3

========== kode iklan ==========

ads-after

Baca Juga

3/random/4/baca-juga