Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

SMKN 1 Jerowaru Gratiskan Biaya SPP dan Iuran Lainnya Serta Fasilitas Sarapan Gratis Selain MBG

Redaksi CMI Minggu, 07 Juni 2026

 


CMI||Lombok Timur,NTB- Kepala Sekolah SMKN 1 Jerowaru Azany Muzzammil, tegaskan sekolah di SMKN 1 Jerowaru gratis tidak ada pungutan maupun iuran apapun.


"kami sudah setahun semenjak ada moratoriun BPP tahun 2025 ada surat edaran dari gubernur, sejak saat itu di tahun ajaran 2025/2026 sejak saat itu juga kami tidak memberikan pungutan baik itu yang namanya BPP maupun sumbangan," jelasnya  Sabtu (06/06/2026).


Dan rencananya tahun ini juga masih akan di berlakukan, agar orang tua siswa tidak perlu memikirkan biaya, dan anak-anak bisa fokus sekolah.


"Pada tahun ini hal itu juga di berlakukan, walaupun mungkin sudah di rencanakan perda DPP atau perda sumbangan untuk membantu penyelenggaraan pendidikan di sekolah menengah atas atau yang setara kalau di SMK,   anak-anak tidak membayar sumbangan tidak ada pungutan kita biayanya dari BOS saja tidak ada sumber dana lain," ungkapnya.


Selain itu, untuk mempermudah jalannya proses belajar mengajar, dari tahun 2022 SMKN 1 Jerowaru sudah memfasilitasi siswa siswi sarapan gratis sejak empat tahun terakhir.


"Alhamdulillah juga, di samping itu sudah empat tahun dari tahun 2022 jauh sebelum kita mengenal namanya Makan Bergizi Gratis (MBG), di SMK Negeri 1 Jerowaru ini sudah di terapkan semua anak di berikan kesempatan kalau belum sarapan di rumah di berikan sarapan gratis setiap hari selama 6 hari yang dilayani melalui kantin sekolah ",tambahnya.



" Intinya tidak ada pungutan, tidak ada pembayaran apapun di SMKN 1 Jerowaru, baik itu untuk siswa yang lama maupun calon siswa baru yang mendaftar sekarang, kalaupun nanti ada yang mengatasnamkan SMKN 1 Jerowaru kemudian ada pungutan ada iuran sumbangan dan lain-lai  saya pastikan tidak ada," Lanjutnya.


Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Hamdani, juga menegaskan, 


" Sekolah Di SMKN 1 Jerowaru itu bebas biaya, gratis nggak ada di pungut biaya pendaftaran, bebas SPP dan iuran-iuran lainnya," tegasnya. (Rahma/CMI/02)


Ayudia Okta Saputri, kelas X Kuliner, juga membenarkan, bahwa Ia tidak ada membayar iuran maupun pungutan apapun.


" Alhamdulillah, Kami tidak ada bayar SPP maupun iuran lainnya, jadi kami bisa fokus untuk belajar, dan orang tua kami tidak harus pusing memikirkan biaya sekolah," Tutupnya.

Tutup komentar

Komentar

ads-before

========== kode iklan ==========

ads-inline/3

========== kode iklan ==========

ads-after

Baca Juga

3/random/4/baca-juga