CMI||Lombok Timur, NTB-Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri sosialisasi dan pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), yang berlangsung di aula Kantor Camat Terara (14/04/2026).
Wabup, selain mengapresiasi ketepatan waktu pelaksanaan acara, Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tersebut, Ia juga menyoroti pentingnya dimensi waktu sebagai bagian tak terpisahkan dari integritas data.
Wabup menegaskan bahwa pertemuan ini memiliki urgensi yang jauh lebih besar daripada sekadar agenda seremonial.
Ia berharap pencanangan ini mampu melahirkan hasil nyata bagi pembangunan desa. Ia juga menegaskan bahwa pencanangan Desa Cantik merupakan momentum besar untuk merubah pola kerja pemerintah daerah menjadi lebih mendasar dan terukur. Menurutnya, fondasi paling penting dalam pembangunan adalah ketersediaan data yang valid dan riil.
Ia menekankan bahwa arah kebijakan tidak akan memiliki legalitas dan ketajaman tanpa dukungan data yang kuat dari akar rumput. Membangun data itu pasti mulai dari desa, tidak bisa hanya dilakukan dari lantai enam atau kantor bupati.
Desa Kumbang telah membuktikan keberhasilan itu, dan disinilah letak pentingnya program Desa Cantik untuk memastikan data kita benar-benar akurat dari sumbernya," ujarnya.
Wabup pun mengingatkan dampak fatal dari penggunaan data yang tidak akurat dalam perencanaan pembangunan.
"Bayangkan jika datanya salah, maka kebijakannya sudah pasti akan salah. Dampaknya, ketika kita harus mengoreksi kebijakan tersebut di kemudian hari, kita akan membutuhkan dana yang sangat besar," ungkap Wabup.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga merefleksikan pentingnya penggunaan data historis dan statistik dalam kancah politik, mulai dari pengalaman Pilkada langsung di NTB tahun 2005 dan Lombok Timur tahun 2008, hingga dinamika politik nasional tahun 2024.
Ia menekankan bahwa penguasaan data merupakan instrumen krusial dalam membaca arah perubahan dan menentukan langkah strategis ke depan. (CMI)

Komentar
Posting Komentar