CMI||Lombok Timur,NTB-Setelah satu tahun berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) menggelar Rapat Evaluasi di Ruang Rapat DPRD pada Senin (19/01/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD lantai 3 tersebut menjadi ajang bedah performa program yang telah berjalan sepanjang tahun 2025 serta perumusan strategi penguatan untuk tahun 2026.
Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) H. Muhammad Juaini Taofik pada kesempatan tersebut menggarisbawahi dampak positif program MBG terhadap ekonomi daerah.
Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), kehadiran program ini memberikan kontribusi nyata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lombok Timur.
Namun, Sekda tidak menutup mata terhadap dinamika lapangan. Ia secara terbuka menyinggung sejumlah kasus yang terjadi sepanjang pelaksanaan MBG di Daerah ini.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim M. Yusri terkait dinamika yang ada di lapangan terkait pelaksanaan MBG, Ia menekankan agar satgas melakukan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan MBG.
"Itu makanya kita tekankan tadi, bahwa kita tegaskan tadi apa sih sebenarnya fungsi satgas, supaya satgas ini memberikan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan, sehingga ada rekomendasi yang dilakukan oleh satgas, nanti satgas yang akan merekomendasikan," Jelasnya.
Adapun terkait sanksi, untuk para pelaksana MBG, tentu ada klasifikasinya dulu.
"Untuk sanski, Kalau memang ada pelanggaran disana, tentu ada klasifikasinya," Ungkapnya. (CMI)

Komentar
Posting Komentar