Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Hadiri Talkshow Tentang Gizi, Wakil Bupati Lombok Timur Berharap Bia Tekan Angka Stunting

Redaksi CMI Rabu, 28 Januari 2026



CMI||Lombok Timur, NTB- Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Moh. Edwin Hadiwijaya, membuka acara talkshow gizi bertema “Pangan Lokal, Gizi Optimal, Sehat dari Bumi” yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (27/01/2026). 


Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026 yang diperingati setiap 25 Januari.


Talkshow ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur, Pemerintah Daerah Lombok Utara, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), serta Wahana Visi Indonesia, dengan peserta yang berasal dari para kader kesehatan,tenaga kesehatan, dan para Ibu hamil serta ibu menyusui. 


Wakil Bupati Edwin menyampaikan, apresiasi atas kerja sama dan kolaborasi yang telah terbangun dalam menjaga kualitas sumber daya manusia. 


Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Lombok Timur, melalui Bappeda, membuka ruang seluas-luasnya untuk kerja sama dengan berbagai NGO dalam menangani permasalahan sosial, termasuk isu gizi dan stunting.


Wabup juga menyoroti isu gizi secara nasional yang saat ini berfokus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan percepatan penurunan stunting. 


Ia menekankan peran Persagi dalam membekali para ahli gizi agar mampu memperhatikan penyajian gizi seimbang yang tepat sasaran, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3). 


Saat ini di Kabupaten Lombok Timur tercatat sebanyak 213 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan 171 SPPG telah beroperasi. 


Diharapkan pelaksanaan MBG dapat mendukung upaya penurunan stunting. Berdasarkan data terakhir, angka stunting Lombok Timur pada Desember 2025 berada di angka 22,39 persen, sementara pada Januari 2026 tercatat kasus baru sebesar 0,8 persen atau 545 kasus. 


Sementara itu, Manager Wahana Visi Indonesia Sidik Lando, dalam laporannya menyampaikan pentingnya penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan anak-anak yang sehat. 


Ia mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Lombok Timur, Lombok Utara, dan Persagi sebagai bukti nyata kolaborasi dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. 


Menurutnya, Lombok memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan dapat dimanfaatkan secara optimal melalui pangan lokal.


Tema kegiatan ini, lanjut Sidik, mengajak seluruh pihak untuk memaksimalkan pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan nasional. 


Ia juga memberikan apresiasi kepada para kader dan tenaga kesehatan yang selama ini berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting. “Sehat dimulai dari diri kita, sehat dari bumi kita,” ujarnya. 


Talkshow ini menghadirkan narasumber yang kompeten, Diantaranya dokter sekaligus ahli gizi Tan Shot Yen, Ketua Persagi Provinsi NTB, Kabid Kesehatan Masyarakat Dikes Lotim, Analis Gizi Dikes Lombok Utara, Spesialis Kesehatan, dan BBC Wahana Visi Indonesia. 


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan komitmen seluruh pihak semakin kuat dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal dan kolaborasi lintas sektor.(Red/CMI)

Tutup komentar

Komentar

ads-before

========== kode iklan ==========

ads-inline/3

========== kode iklan ==========

ads-after

Baca Juga

3/random/4/baca-juga