CMI||Lombok Timur, NTB-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur (Lotim ) menggelar Pengajian Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H / 2026 Tingkat Kabupaten Lombok Timur pada Rabu malam (14/01/2026).
Acara tersebut berlangsung di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong.
Dalam sambutannya, Sekertaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik, selain menyampaikan salam takzim dari Bupati dan Wakil Bupati yang berhalangan hadir, Sekda juga menyampaikan rencana pengembangan Masjid Agung Al-Mujahidin sebagai pusat peribadatan di ibu kota kabupaten.
"Alhamdulillah, Bapak Bupati memutuskan untuk mengalokasikan anggaran dari APBD 2026 kurang lebih sebesar Rp 10 Miliar untuk memperindah Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. Sebagai kabupaten dengan jumlah masjid terbanyak di wilayah Bali-Nusra, sudah sepatutnya masjid di ibu kota ini tampil lebih indah, nyaman, dan menjadi kebanggaan kita semua," ujar Sekda.
"Karena pak bupati selalu berpesan bahwa, ini adalah kebanggaan kita karena masjid ini ada di ibukota kabupaten, mestinya wajar kalau masjid agung al-mujahidin ini tentu lebih indah lebih nyaman, kalau bahasa sekarang ini hospitality nya harus lebih baik daripada masjid-masjid yang lain," Lanjutnya.
Selain itu, Ia juga menyampaikan ucapan dari Ustadz Abdul Somad, yang pernah menyampaikan bahwa Masjid Al-Mujahidin adalah masjid yang paling aman di Indonesia, karena tidak memiliki pintu dan jendela.
" Ustadz abdul somad mengatakan masjid yang paling aman di Indonesia adalah masjid Agung Al-Mujahidin, karena tidak punya pintu, tidak punya jendela katanya," Ungkapnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan para dermawan untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan ini, demikian pula untuk memberikan saran dan masukan.
Selain pembangunan fisik, Sekda juga berpesan kepada para ASN agar memetik hikmah Isra' Mi'raj dengan memperkuat integritas dan semangat pengabdian sebagai pelayan masyarakat.
" Saya mengajak pribadi dan kita semua untuk meningkatkan, tentu di samping kesolehan sosial kita juga ketakwaan kita kepada Allah SWT melalui pelaksanaan ibadah paling tidak sholat wajib 5 waktu," tutupnya. (CMI)

Komentar
Posting Komentar