Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Pemda Lotim Kolaborasi Bersama Unram Bangun International Tropical Seaweed Research Center

Redaksi CMI Kamis, 12 Februari 2026


CMIllLombok Timur, NTB-Bupati Lombok Timur (Lotim) H.  Haerul Warisin hadiri peletakan batu pertama International Tropical Seaweed Research Center dan laboratorium spesialis kedokteran kepulauan oleh Wakil Mentri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (wamendiktisaintek) prof. Stella Christie. 


Kegiatan ini berlangsung di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, kamis (12/02/2026).


Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, menyampaikan kondisi aktivitas nelayan di teluk Ekas, dan potensi pengembangan rumput laut.


"Laut ekas ini, ini adah teluk tempat orang memelihara ikan, udang termasuk juga tempat penangkapan," Jelas Bupati Haerul Warisin.


"Jadi lokasi ini sangat berpotensi, termasuk lahan tempat orang menanam rumput laut, rumput laut kita kualitas luar biasa, tapi seiring waktu karena para pengusaha yang bekerjasama dengan nelayan kita tidak komitmen dengan harga, sehingga masyarakat kita menjadi tidak semangat," Lanjutnya.


Dan dengan adanya pembangunan laboratorium ini, Ia berharap, masyarakat bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak, dan keuntungan yang meningkat.


"Namun dengan hadirnya  laboratorium ini, insyaallah kita berharap hasilnya lebih meningkat, dan menghasilkan bibit rumput laut yang lebih unggul," Ungkapnya.


Terakhir, tidak lupa Ia mengucapkan selamat datang kepada prof. Stella Christie wamendiktisaintek, atas kehadiranya di Lombok Timur.


" Saya atas nama masyarakat Lombok Timur, dan pemerintah Lombok Timur, menyampaikan ucapan selamat datang Ibu Wamen beserta rombongan, mudah-mudahan kedatangan ibu tetap membawa keberkahan untuk kabupaten yang kami cintai kabupaten Lombok Timur," Tutupnya .


Prof. Stella Christie dalam sambutannya, mengungkapkan, bahwa Ia dan tim ingin menjadikan Indonesia pusat rumput laut dunia.


" Pekerjaan saya dan tim saya sejak beberapa bulan yang lalu, fokus menjadikan  Indonesia suatu saat tapi harus dimulai dari sekarang, sebagai pusat rumput laut dunia," Ungkapnya.


Karena rumput laut ini sangatlah potensial, rumput laut akan diteliti dan akan di ubah menjadi bahan baku industri, seperti bio-stimulan (pupuk organik), bio plastik, hingga bahan bakar pesawat terbang.


" Segala kegiatan yang kami lakukan adalah untuk membawa dampak dan dampak inilah yg sangat saya apresiasi bahwa kita akan merasakannya sebentar lagi dengan sangat nyata, dibangunnya klinik spesialis ini adalah sesuatu yang saya yakini membawa dampak yang luar biasa," jelasnya.   


Ia mengungkapkan, masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mencapai cita-cita bersama.


"Banyak sekali yang harus kita lakukan, untuk memberikan dampak bagi masyarakat 

Kemendiktisaintek punya moto dan mantra yang kami dalami, yakni diktisaintek berdampak, kita akan membuat suatu perubahan," jelasnya.


Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof.  Ir. Bambang Hari Kusumo, M. Agr. St., Ph.D., megungkapkan apresiasinya kepada pemerintah daerah yang gerak cepat untuk merespon kebutuhan masyarakat.


"Ini luar biasa, mereka gerak cepat, kami datang berkunjung meminta, lebih tepatnya sama-sama saling meminta, dan Alhamdulillah tanpa berpikir dua kali, Bapak Bupati menyetujui untuk menyaipkan lahan," Jelas Prof.Ir. Bambang Hari Kusumo.


Ia juga menjelaskan, di depan semua yang hadir bahwa Unram akan membangun dua gedung, yakni satu International Tropical Seaweed Research Center, yang akan menjadi  pusat penelitian rumput laut tropical dunia, dan yang kedua klinik untuk kedokteran  kepulauan.


"Niat kami Universitas Mataram untuk membangun dua gedung tentnya beserta fasilitasnya ini benar-benar disambut  baik oleh  pemerintah kabupaten Lombok Timur," ungkapnya .


" Pertama unram akan membangun International Tropical Seaweed Research Center jadi pusat penelitian rumput laut tropical dunia, Yang kedua bapak ibu kami juga akan membangun klinik untuk kedokteran ke kepulauan," Lanjutnya.


International Tropical Seaweed Research Center, tentunya akan bekerjasama dengan masyarakat, sebagai tempat masyarakat untuk konsultasi mengembangkan, memajukkan dan peningkatan produktifitas rumput laut, dan meningkatkan kesejahteraan petani rumput laut.


Untuk Klinik, tidak hanya bangun yang di siapkan, akan ada dokter yang akan siap melayani masyarakat sekitar.


" Kami sudah menyiapkan anggaran untuk dua bangunan tersebut, mohon dukungannya Ibu Wamen, mudah-mudahan dari kementerian ada suntikan dana sehingga bangunan ini sesuai dengan target kami ," Ungkapnya. (R/CMI)

Tutup komentar

Komentar

ads-before

========== kode iklan ==========

ads-inline/3

========== kode iklan ==========

ads-after

Baca Juga

3/random/4/baca-juga